Tepi Sungai Musi Tempat Kongko Tua Muda Warga Palembang

Tepi Sungai Musi Tempat Kongko Tua Muda Warga Palembang

Tepi Sungai Musi Tempat Kongko Tua Muda Warga Palembang

Tepi Sungai Musi Tempat Kongko Tua Muda Warga Palembang

Tepi Sungai Musi Tempat Kongko Tua Muda Warga Palembang
Tepi Sungai Musi menjadi favorit warga Palembang untuk menghabiskan waktu sore hingga malam. Bisa juga mengarungi sungainya dengan naik sampan.

Di sekitar Plasa Benteng Kuto Besak, tepatnya di tepi Sungai Musi terdapat sebuah restoran bernama Riverside.

Hal unik dari restoran Riverside yang tidak ada di restoran lain adalah restoran ini merupakan hasil dari sulapan sebuah perahu. Sehingga restoran ini terapung di tepi Sungai Musi.

BACA JUGA : Tempat Belanja Murah Di Bangkok 2020

Kalian harus merasakan sensasi makan di restoran terapung ini dengan pemandangan Sungai Musi yang indah dengan hiasan lampu. Restoran Riverside juga memiliki sebuah dermaga kecil untuk pengunjung yang ingin menyusuri Sungai Musi dengan perahu.

Makanan yang disajikan di restoran Tepi Sungai Musi ini umumnya adalah seafood. Tetapi jangan khawatir jika kalian tidak suka seafood ada juga makanan lain seperti nasi goreng, ayam goreng, tahu tempe, dan berbagai hidangan lainnya.

Harga makanan dan minuman yang ditawarkan di restoran Tepi Sungai Musi ini juga bervariasi mulai dari Rp 25.000an.

BACA JUGA : Tips Untuk Kamu Yang Baru Pertama Kali Ke Luar Negeri

Tepi Sungai Musi merupakan denyut nadi kota Palembang sejak zaman Kerajaan Sriwijaya di masa lampau. Hingga kini, masyarakat Palembang juga tidak sedikit yang menggantungkan nasib di Tepi Sungai Musi.

Hal lain yang perlu kalian coba jika berkunjung ke Palembang adalah menyusuri Tepi Sungai Musi dengan ketek (perahu kecil). Hanya dengan merogoh kantong sebesar Rp 150.000 – Rp 200.000 per sampan untuk perjalanan pulang pergi.

Tak sekadar menyusuri, kalian juga bisa menyeberangi Pulau Kemaro yang ada di tengah-tengah sungai tersebut. Satu keunikan dari pulau ini adalah setinggi apapun air Sungai Musi pasang, pulau ini tidak akan pernah tenggelam.

BACA JUGA : Beberapa Tempat Liburan Keluar Negri Tanpa Visa

Pulau ini selalu kering sehingga dinamakan Pulau Kemaro. Di pulau ini terdapat Pagoda 9 lantai yang sangat megah.

Selain Pagoda, di pulai ini juga terdapat Klenteng Hok Tjing Rio, yang menjadi tujuan umat Buddha dari berbagai daerah untuk beribadah terutama saat perayaan Cap Go Meh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social profiles