Seorang Pria Ditangkap Karena Pepet Mobil dan Ancam Jenderal Polisi

Seorang Pria Ditangkap Karena Pepet Mobil dan Ancam Jenderal Polisi

Seorang Pria Ditangkap Karena Pepet Mobil dan Ancam Jenderal Polisi

Seorang Pria Ditangkap Karena Pepet Mobil dan Ancam Jenderal Polisi

Seorang Pria Ditangkap Karena Pepet Mobil dan Ancam Jenderal Polisi
Pria yang mengancam Brigjen Erwin Chandra Rusamana dengan pisau saat melintas di jalan Tol Cikampek, sudah berhasil diamankan pihak berwajib. Dan saat ini pelaku sedang dalam proses intensif oleh polisi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus membenarkan bahwa Anggota Ditreskrimum Polda Metro Jaya sudah menangkap pelaku dan saat ini sedang diproses polisi.

“Pelaku sudah kita amankan.” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus, Selasa (28/4).

BACA JUGA : Curhatan Dokter Michael Tunda Nikah Hingga Meninggal Karena Corona

Diketahui seorang pria pengemudi mobil tersebut berinisial BS. BS di tanggap karena mengancam seorang anggota Polri berpangkat Brigadir Jenderal menggunakan senjata tajam.

Sebelum mengancam, BS juga diduga memepet dan merusak mobil anggota Polri di ruas jalan Tol Cikampek KM 29.

Dijelaskan Yusri, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (24/4) pekan lalu. Kejadian berawal saat mobil dari Jenderal Polisi bintang satu itu menyalip mobil yang dikemudikan oleh BS di jalan tol.

Diduga pelaku tak terima disalip, BS lalu mengejar mobil korban dan memintanya untuk menepi.

BACA JUGA : Pengawalnya Diduga Terdeteksi Virus Corona, Kim Jong Un Bersembunyi

Setelah menepi, BS kemudian turun dari kendaraannya dan meminta korban membuka kaca. Yusri mengatakan, BS saat itu juga mengancam dengan senjata tajam

“(Korban) diancam menggunakan pisau. Kemudian mobil korban, kacanya dibaret menggunakan pisau sehingga mobilnya rusak dan lecet.” kata Yusri.

Korban kemudian menunjukkan kartu anggota Polri miliknya, dan BS kemudian pergi.

Saat kejadian, korban sempat melihat pelat nomor kendaraan yang dikemudikan oleh korban. Selanjutnya, korban melaporkan pelaku ke Polda Metro Jaya.

BACA JUGA : Simak Cara dan Syarat Mendapatkan BLT Desa Rp 600 Ribu per Bulan

“Saat diberi lihat kartu anggota polisi, dia langsung kabur. Pelaku kabur tapi karena pelat nomor mobilnya terlihat jadi dilaporkan ke Polda Metro Jaya.” ujar Yusri.

Dari laporan tersebut, kepolisian melakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap BS di kediamannya, Minggu (25/4) lalu. BS saat ini masih dalam pemeriksaan polisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social profiles