Polisi Selidiki Kasus Penemuan Jenazah Perempuan Terbungkus Lakban

Polisi Menyelidiki Kasus Penemuan Jenazah Perempuan Terbungkus Lakban

Polisi Selidiki Kasus Penemuan Jenazah Perempuan Terbungkus Lakban

Polisi Menyelidiki Kasus Penemuan Jenazah Perempuan Terbungkus Lakban

Polisi Selidiki Kasus Penemuan Jenazah Perempuan Terbungkus Lakban
Warga dihebohkan dengan penemuan jenazah perempuan terbungkus selimut dan lakban di sebuah kontrakan daerah Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangsel AKP Muharram Wibisono mengatakan jika dugaan perempuan tersebut merupakan korban pembunuhan.

Ditemukan mayat perempuan telanjang (tanpa busana), yang sebelumnya diikat, dibungkus dengan kain hitam, dibungkus lagi dengan selimut kemudian dilakban. Ucap Muharran Wibisono.

Jenazah Perempuan terbungkus lakban merupakan kasus pembunuhan.

BACA JUGA : Karyawati Otak Penembakan Maut Kelapa Gading

Saat ini, jasad korban masih dalam proses autopsi untuk mengetahui apa penyebab kematian korban. Karena jasad sudah tidak sempurna dan sepertinya sudah meninggal sekitar 2-3 hari sebelumnya maka kami masih menunggu hasil autopsinya. Muharran menjelaskan kemudian.

Dua orang saksi menemukan Jenazah Perempuan terbungkus lakban. Mereka yang melintas sekitar lokasi kejadian.

Saat melintasi lokasi saksi mencium bau tidak sedap. Kedua saksi kemudian mencari tahu sumbernya.

BACA JUGA : Tim SAR Menemukan Jasad Anak Bersama Ayahnya yang Hanyut di Cianjur

Selanjutnya, ketika saksi mencoba untuk masuk ke dalam kontrakan korban, ternyata pintu dalam keadaan terkunci.

Akhirnya, kedua saksi tersebut berusaha masuk melalui jendela rumah kontrakan Jenazah Perempuan terbungkus lakban tersebut.

Pada saat saksi sudah masuk melihat ada sebuah gulungan, dan bawahnya mengeluarkan banyak darah hingga menimbulkan bau tidak sedap.

Warga lantas melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Pondok Aren. Pihak kepolisian yang mendatangi lokasi pun mendapatkan Jenazah Perempuan terbungkus lakban. Polisi pun akan menyelidiki kasus ini lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social profiles